Santri MTs dan MA Al Muttaqin Ikuti Survei Nasional SAHABAT KBC Batch 1 di Laboratorium Komputer

Ringkasan Berita

Santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Pondok Modern Al Muttaqin Jayapura mengikuti Survei Nasional SAHABAT KBC Batch 1 pada Senin, 12 Oktober 2026. Kegiatan pengisian survei dilaksanakan secara daring di laboratorium komputer pondok. Survei yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia ini bertujuan memperoleh data dan informasi mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah sebagai bagian dari upaya penguatan pendidikan yang humanis dan berkarakter.

Isi Berita

Jayapura, 12 Oktober 2026 — Santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Pondok Modern Al Muttaqin Jayapura mengikuti Survei Nasional SAHABAT KBC Batch 1 yang dilaksanakan di laboratorium komputer pondok pada Senin (12/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Survei Nasional SAHABAT KBC Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah. Survei tersebut ditujukan kepada guru dan murid madrasah untuk memperoleh data dan informasi mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam lingkungan pendidikan madrasah.

Pelaksanaan survei secara daring di laboratorium komputer menjadi salah satu bentuk partisipasi santri Al Muttaqin dalam mendukung pengumpulan data nasional terkait penerapan Kurikulum Berbasis Cinta. Para santri yang ditetapkan sebagai responden mengikuti proses pengisian sesuai dengan ketentuan dan petunjuk yang telah ditetapkan.

Mengukur Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan penanaman nilai-nilai cinta dalam proses pembelajaran dan kehidupan sehari-hari di madrasah. Nilai-nilai tersebut mencakup cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta diri dan sesama, cinta lingkungan, serta cinta tanah air.

Melalui Survei Nasional SAHABAT KBC, Kementerian Agama berupaya memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan Kurikulum Berbasis Cinta berdasarkan informasi dari guru dan murid. Data yang dihimpun diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam memperkuat penerapan kurikulum tersebut sesuai dengan kebutuhan dan kondisi madrasah.

Dengan demikian, survei ini bukan merupakan ujian akademik, melainkan kegiatan pengumpulan data yang membutuhkan jawaban jujur dan sesuai dengan pengalaman serta kondisi nyata responden.

Target Sampel Survei Nasional

Berdasarkan informasi pelaksanaan Survei Nasional SAHABAT KBC Tahun 2026, jumlah responden murid ditetapkan sebesar 5 persen dari populasi, dengan target nasional sebanyak 520.531 murid. Sementara itu, responden guru juga ditetapkan sebesar 5 persen dari populasi guru berdasarkan data EMIS.

Ketentuan tersebut menunjukkan bahwa survei melibatkan sampel yang telah ditentukan untuk memperoleh gambaran mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah. Adapun jumlah pasti santri MTs dan MA Pondok Modern Al Muttaqin yang menjadi responden tidak disebutkan dalam informasi nasional yang tersedia.

Pelaksanaan Batch 1 di Wilayah Papua

Survei Nasional SAHABAT KBC Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 12–22 Oktober 2026 dan dibagi menjadi tiga batch berdasarkan wilayah. Provinsi Papua termasuk dalam wilayah Batch 1 yang dijadwalkan pada 12–14 Oktober 2026.

Keikutsertaan santri MTs dan MA Pondok Modern Al Muttaqin Jayapura dalam kegiatan ini menjadi bagian dari partisipasi madrasah dalam mendukung pelaksanaan survei nasional. Diharapkan, pengumpulan data ini dapat membantu memberikan gambaran yang lebih baik mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sekaligus mendukung penguatan pendidikan yang mengedepankan ilmu pengetahuan, akhlak, kepedulian, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, Pondok Modern Al Muttaqin Jayapura terus mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan madrasah serta pembentukan karakter santri yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap sesama serta lingkungan.